08988989   smpm13sby@gmail.com

Kur dan Pemb

Kurikulum dan Pembelajaran

KURIKULUM SMP MUHAMMADIYAH 13 SURABAYA

Kurikulum merupakan panduan untuk teselenggaranya proses pendidikan di sekolah secara tersetandar. Sehingga  praktis keberhasilan pendidikan yang terjadi di lapangan amat bergantung pada kurikulum yang dipergunakan, karena fungsi kurikulum dalam pelaksanan adalah langkah-langkah strategis dalam mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum yang memadai atau yang sesuai dan tidak tertinggal dengan dinamika masyarakat  dalam pelaksanaan dilapangan dapat berlangsung secara sistematis dan terukur, untuk mencapai tujuan tertentu.

Kurikulum pada sebuah institusi pendidikan adalah hal yang subtansial, artinya keberadannya sangat penting dan amat berpengaruh terhadap terselengga-ranya tujuan pendidikan. Maka sekolah dalam menerapkan kurikukulum yang di-pergunakan harus benar-benar tepat, sesuai dengan potensi yang ada. SMP Muhammadiyah 13 Surabaya menggunakan kurikulum 2013 plus yang artinya kurikulum yang digunakan merupakan Kurikulum 13 yang berlaku secara nasioanl serta tambahan kurikulum dari Muhammadiyah.

1. Kurikulum 2013

Pengembangan Kurikulum 2013 yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan.

Struktur kurikulum terdiri atas tiga  komponen, yaitu komponen mata pelajaran, muatan lokal dan pengembangan diri.

A.  Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut :

  1. Kelompok mata pelajaran  agama dan akhlak mulia.
  2. Kelompok mata pelajaran  Kewarganegaraan dan kepribadian.
  3. Kelompok mata pelajaran  Ilmu Pengetahuan dan teknologi
  4. Kelompok mata pelajaran  Estetika
  5. Kelompok mata pelajaran  Jasmani, olahraga dan Kesehatan.

 

 

 

 

 

Struktur Kurikulum 2013  Mata Pelajaran SMP Muhammadiyah 13

MATA PELAJARAN

VII

VIII

IX

Kelompok A

 

 

 

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

3

3

3

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3

3

3

3.

Bahasa Indonesia

6

6

6

4.

Matematika   

5

5

5

5.

Ilmu Pengetahuan Alam  

5

5

5

6.

Ilmu Pengetahuan Sosial

4

4

4

7.

Bahasa Inggris

4

4

4

Kelompok B

 

1.

Seni Budaya

3

3

3

2.

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan

3

3

3

3.

Prakarya 

2

2

2

Muatan Lokal

 

 

 

4.

Bahasa Jawa

2

2

2

Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu

40

40

40

 

 

 

 

 

 

                1. Program Muatan Lokal

  Bahasa Jawa

Sesuai  dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 19 Tahun 2014 tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah sebagai Muatan lokal wajib disekolah/ Madrasah,maka SMP Muhammadiyah 13 menggunakan bahasa daerah,bahasa Jawa sebagai muatan lokal.Strategi pelaksanaan muatan lokal sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri, yaitu muatan lokal yang diselenggarakan tersendiri dan diberi alokasi waktu 2 jam pelajaran.

C. Pengembangan Diri

Pengembangan diri merupakan sebuah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sekolah. Program ini merupakan bagian yang menyatu dengan kurikulum sekolah Program ini diperlukan untuk membentuk karakter dan kepribadian siswa. Pengembangan diri meliputi kegiatan rutin terstruktur dan kegiatan rutin terprogram.

I. Kegiatan rutin terstruktur

1. Ngaji morning  yang berupa kegiatan Tahfidzul Quran dilaksankan diawal KBM

2. Sholat dhuha dillaksanakan sebelum istirahat dengan kegiatan pembinaan retorika atau kultum

3. Praktek sholat yang dilaksanakan setiap hari setelah sholat dhuha

4. Sholat dhuhur dan ashar berjamaah

5. BTQ (Baca Tulis Quran) kegiatan yang terwadah dalam TPQ Spemgalas dilaksankan setelah KBM berakhir  dalam kelompok-kelompok kecil (maksimal 15 siswa) yang terbagi dalam kelas Tahfidz, kelas A(Al Quran), kelas B (Al Quan dengan pendampingan dan bimbingan), kelas C (pengenalan membaca Al Qura dengan pendampingan dan bimbingan). Kegiatan BTQ didampingi oleh para ustadz, ustadzah yang tersertifikasi Al Quran

Kegiatan pengembangan diri yang dilaksankan secara terprogram antara

  1. Mabit  (Malam bina iman dan intelektual)
  2. Factory Visit
  3. Study Excursion
  4. Upacara Bendera
  5. LDK
  6.  KTS
  7. Sedekah Jumat
  8. Pengajian Keliling
  9. Super Camp
  10. Training Motivasi,
  11. Bakti Sosial
  12. Syiar keagamaan (BBM/Bersih Bersih Masjid, Darling/(tadarus keliling), Takjil on the road, safari jingga/takjil tetangga)
  13. Klinik siswa (Klinik Ibadah,Klinik konseling dan klinik akademis)

II. Kegiatan Rutin Terprogram

Kegiatan rutin terprogram meliputi kegiatan ekstrakurikuler wajib, pilihan ataupun mandiri.

  1. Ekskul wajib meliputi tapak suci dan HW dilaksanakan terjadwal dalam KBM
  2. Ekskul mandiri yaitu Cinematopgraphy dilaksankan sesui dengan jadwal dari  pendamping
  3. Ekskul Pilihan meliputi
  1. Qiroah
  2. Panahan
  3. Teater
  4. Karate
  5. Futsal
  6. Band
  7. Math Club
  8. Sains Club
  9. English Club
  10. Jurnalistik

Pelaksanaan ekskul pilihan dilaksanakan Senin s.d Jumat sesuai dengan jadwal dari pelatih masing-masing

 

D. Muatan Integrasi Kurikulum

Kemampuan entrepreneur atau kewirausahaan  menjadi sebuah keterampilan yang dibutuhkan di masa depan dalam menjawab tantangan era Revolusi Industri 4.0. Karenanya, kemampuan ini sudah harus diperkenalkan dalam pendidikan anak sejak dini. Pendidikan entrepreneurial, yang diajarkan kepada anak-anak melalui Program Powerpreneur, merupakan keistimewaan dari gerakan pendidikan ini dengan keyakinan bahwa keterampilan entrepreneurial adalah yang dibutuhkan untuk kemajuan para siswa di masa depan. SMP Muhammadiyah 13 berusaha melengkapi keterampilan-keterampilan siswa dengan menambahkan kegiatan entrepreneurship dalam muatan kurikulum pembelajaran.

Tujuan

Adapun tujuan yang ingin dicapai dengan menambahkan Pendidikan entrepreneur dalam kurikulum sekolah adalah :

              1. Membentuk karakter siswa yang mandiri, kreatif dan inovatif
              2. Mengajarkan siswa menjadi pemimpin yang percaya diri
              3. Menciptakan iklim belajar, berkarya dan berpartisipasi yang menyenangkan.
              4. Mengasah keterampilan siswa dengan membuat produk yang menjadi karya unggulan siswa atau sekolah

Ruang Lingkup

Ruang Lingkup Entrepreneur atau kewirausahaan dalam muatan kurikulum di SMP Muhammadiyah 13 meliputi kemampuan keterampilan siswa dalam berwirausaha untuk mengembangkan sikap mandiri, kreatif dan inovatif. Kegiatan kewirausahaan tersebut diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran melalui :

      1. Pendidikan kewirausahaan terintegrasi dalam pembelajaran khususnya mapel prakarya dan seni budaya
      2. Pendidikan kewirausahaan  yang terpadu dengan kegiatan ekstrakurikuler misalnya ekskul keputrian.
      3. Pendidikan kewirausahaan melalui kegiatan pengembangan diri misalnya kegiatan LDKS, market day .

2. Kurikulum Muhammadiyah (Ismuba yang meliputi Al Islam,Kemuhammadiyaan dan Bahasa Arab)

SMP Muhammadiyah 13 sebagai salah satu sekolah yang berbasis agama Islam akan terus berusaha meningkatkan kualitas peserta didik khususnya dari segi agama dan akhlak. Penggunaan kurikulum 2013 yang dipadukan dengan kurikulum Muhammadiyah diharapkan mampu membentuk generasi muslim yang kaffah.  Brand Pondok Karakter  yang dimiliki memang sengaja dicanangkan untuk menjadikan para peserta didik menjadi generasi muda islam yang berbudi luhur, beriman, dan berakhlak mulia.

Bila input siswa dengan nilai rendah akan cukup menyulitkan bila peserta didik harus dikembangkan melalui jalur akademis, oleh karena itu Pondok Karakter menjadi bagian terpenting bagi sekolah untuk mewujudkan peserta didik yang berkualitas dari segi karakter. Hafalan Al Quran setiap pagi, sholat dhuha dulu sebelum istirahat, sholat dhuhur berjamaah, mengucapkan salam bila masuk atau keluar ruangan, memberi salam bila bertemu siapapun merupakan bagian dari kegiatan pembiasaan diri yang selalu ditekankan untuk dilakukan siswa. Pelayanan prima dengan siap melayani kebutuhan siswa baik di dalam maupun di luar sekolah untuk memecahkan masalah juga menjadi tugas dari Pondok Karakter.

Muhammadiyah mengharapkan seluruh Lembaga pendidikannya menerapkan sistem Pendidikan islam modern  yaitu sistem pendidikan Islam yang integratif-holistik, berupa sekolah umum yang mengintegrasikan ilmu-ilmu agama Islam, dan madrasah yang mengintegrasikan ilmu-ilmu umum. Sistem pendidikan ini memiliki ciri utama, yaitu diajarkan ilmu agama Islam dan bahasa Arab, dan dalam perkembangannya diajarkan pula mata pelajaran kemuhammadiyahan. Ketiga mata pelajaran ini, yaitu Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan bahasa Arab lazim disebut Ismuba bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah merupakan ciri khusus dan keunggulan

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan muhammadiyah dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta harapan masyarakat, maka pendidikan Ismuba di sekolah dan madrasah Muhammadiyah tersebut, dipandang perlu adanya pengembangan kurikulum Ismuba, yang mencakup konsep dan prinsip-prinsip pembelajaran dan penilaian pendidikan Ismuba, standar kompetensi lulusan, standar isi, struktur kurikulum, dan beban belajar.

Tujuan Pengembangan Kurikulum Ismuba Kurikulum Ismuba ini disusun dan dikembangkan dengan tujuan

1. Menjadi standar mutu pengelolaan pendidikan pada sekolah Muhammadiyah.

2. Menjadi acuan operasional bagi kepala sekolah dan guru dalam menyusun dan mengelola kurikulum pada tingkat satuan pendidikan secara optimal.

 3. Menjadi acuan operasional bagi Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah dalam melakukan koordinasi dan supervisi penyusunan dan pengelolaan kurikulum di setiap satuan pendidikan

     Struktur Kurikulum  Ismuba SMP Muhammadiyah 13

MATA PELAJARAN

VII

VIII

IX

1.

Al-Qur’an (Tahsin Tilawah, Tahfidz)

3

3

3

2.

Pendidikan Aqidah Akhlak

2

2

2

3.

Pendidikan Fiqih

3

3

3

4.

Pendidikan Tarikh

1

1

1

5.

Pendidikan Kemuhammadiyaah

1

1

1

6.

Pendidikan Bahasa Arab

2

2

2

Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu

12

12

12

 

 

2020 © All Rights Reserved Design By @Tim Elit